counter free hit invisible
Masyarakat dan Sejarah

Content Creator – Lebih dari Sekedar Popularitas

Kembalikeakar.com – Generasi muda sekarang disuguhkan berbagai nutrisi berupa konten digital hampir setiap hari. Mulai dari pagi membuka mata, hingga sebelum mata terpejam ketika tidur. Konten adalah apa yang kita baca, lihat, dan dengar di berbagai media. Para pembuat konten inilah yang dinamakan content creator. Banyak yang membuat konten hanya demi meraup keuntungan, yang penting likers dan viewers banyak! Padahal, masih banyak hal positif yang bisa dibagikan melalui konten.

Untungnya, beberapa content creator tidak hanya bertujuan membuat konten demi meraup keuntungan, mereka juga membuat konten yang ditujukan untuk mengedukasi orang lain. Sebut saja Jerome Polin yang terkenal dengan konten matematikanya, atau Najwa Shihab (dan Tim Narasi) yang tak pernah lupa membuat konten mengenai isu politik di negara kita dan Menjadi Manusia yang aktif membuat konten yang berkaitan dengan kesehatan mental.

Saya kebetulan sudah menyebarkan survey singkat yang diisi anak muda berusia 20 tahunan mengenai content creator yang membawa dampak positif menurut mereka. Nah, saya akan coba membahas beberapa nama yang banyak disebutkan.

Sumber Foto – Internet

Jerome Polin

Nama ini tentu sudah tidak asing lagi di telinga anak muda Indonesia. Jerome ialah mahasiswa yang menempuh pendidikan sarjananya di luar negeri. tepatnya di Universitas Waseda (Jepang) jurusan Matematika. Jerome kerap membagikan konten mengenai kehidupannya di Jepang dan mengenai matematika. Selain itu, Jerome juga berinteraksi dengan followersnya melalui Instagram dan Twitter, kadang kala ia akan menjawab pertanyaan mengenai soal matematika yang dirasa sulit oleh followersnya.

Konten yang dibagikan menurut generasi muda sangat edukatif dan bermanfaat karena dapat membantu mereka lebih memahami matematika.

Sumber Foto – Internet

Gita Savitri

Gita Savitri adalah content creator yang saat ini tinggal di Jerman. Ia menyelesaikan pendidikan sarjananya di Freie Universitat Berlin, jurusan Kimia Murni. Di sana jugalah ia mulai membuka channel Youtube tempat ia membagikan konten. Gita lebih fokus membagikan konten mengenai isu sosial, kesetaraan gender, dan isu kesehatan. Ia juga kadang menjawab beberapa pertanyaan yang ditanyakan followersnya mengenai pendapatnya tentang berbagai isu.

Bagi banyak anak muda, Gita membantu mereka untuk berpikir kritis dan peka akan berbagai isu yang terjadi. Gita juga pernah mengatakan bahwa dibanding konten yang hanya sekedar menghibur, ia ingin memberi konten yang bermanfaat.

Menjadi Manusia dan Ibunda.id

Menjadi Manusia dan Ibunda.id adalah dua kelompok content creator yang aktif dalam mengedukasi dan membagikan informasi mengenai kesehatan mental. Menjadi manusia aktif membagikan cerita mengenai orang-orang yang pernah mengalami gangguan atau masalah psikologis. Ibunda.id sendiri berfokus pada konseling online dan konten melalui Instagram. Mereka juga membahas mengenai berbagai stigma dan mitos yang berkaitan dengan kondisi psikologis seseorang.

Banyak yang mengaku lebih bisa merefleksikan diri bahwa “it’s okay not to be okay, karena itu proses menjadi manusia”. Mereka mengaku menjadi lebih peka terhadap kondisi diri sendiri dan menjadi less judgemental terhadap orang lain yang mengalami gangguan atau masalah psikologis.

Vendryana dan Retno Hening

Vendryana dan Retno Hening adalah content creator mengenai parenting. Keduanya kerap membagikan aktivitasnya bersama anak di media sosial. Selain itu, mereka memberikan berbagai tips dan trick menghadapi berbagai permasalahan pada anak, seperti bagaimana berkomunikasi dengan anak dengan baik. Kedua ibu ini juga memberikan banyak contoh aktivitas positif anak yang didasarkan pada pendekatan psikologi perkembangan.

Akun instagram keduanya banyak diikuti baik oleh ibu muda, maupun anak muda yang merasa tips yang mereka bagikan sangat bermanfaat bagi adik di rumah.

Sumber Foto – Jatim TImes

Najwa Shihab

Semua orang tentu pernah mendengar nama ini. Najwa Shihab merupakan jurnalis terkenal yang berfokus pada isu-isu politik dan sosial di Indonesia. Melalui acara Mata Najwa, Najwa Shihab dan tim membagikan konten informatif yang membuat generasi muda peka dan tidak ketinggalan kabar mengenai yang terjadi di Indonesia. Banyak generasi muda yang mengagumi keberanian dan dedikasi yang ditujukan oleh founder Narasi TV ini.

Tentu content creator yang memberi dampak positif tidak hanyak nama yang disebutkan di atas. Masih banyak lagi content creator yang memberi dampak positif, dan saya harap akan bertambah jumlahnya. Gajah dinilai dari gadingnya, burung dinilai dari kicauannya, lalu manusia dinilai dari apa? Tentu saja dari perilaku dan karyanya. Maka buatlah karya yang memberi dampak positif pada orang lain.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button